Film Barat

Sinopsis Film Judy & Punch

Sinopsis FIlm Judy

Ia menolak panggilan telepon dari ibunya dan memblokir Garland untuk datang ke apartemennya di Manhattan. Film ini dibuka dengan flashback Judy muda , yang saat itu masih berusia 14 tahun.

Setelah itu, kita akan dibawa ke tahun 1968 di mana pada masa itu, kondisi Judy sangat buruk. Terlilit hutang, tidak punya rumah, dan masih harus berjuang mempertahankan hak asuh kedua anaknya. Tak putus asa, ia mencoba peruntungan dengan merintis karier di Amerika. Film ini dibuka dengan penampilan Judy yang berusia 14 tahun ketika ia berperan sebagai Dorothy di ‘The Wizard of Oz’. Tekanan dan cemooh pertama kepada Judy yang masih muda itu datang dari seorang eksekutif studio yang gemar mencatat seluruh kelemahan fisik Judy.

Sinopsis FIlm Judy

Ia berpendapat terlalu sering pindah rumah tak menyenangkan dan rumah sang ayah sudah lebih dari cukup. Garland memiliki isu dengan obat-obatan dan alkohol semasa hidupnya dan semakin memburuk di tahun an. Liza Minneli harus menopang kehidupan ibu dan adik-adiknya dan beberapa kali menyelamatkan ibunya dari overdosis serta bunuh diri terjun dari jendela lodge. Setelah sukses, Minneli menyerah untuk menopang ibunya secara emosional dan finansial.

Klik pada poster movie untuk melihat sinopsis film, biografi aktor dan ulasannya. Punch dengan tindakan langsung, dan juga kemarahannya yang mabuk mengakibatkan pergantian perisitiwa naaas, dengan Judy menjadi korban yang diteror usai pertengkaran mengenai anak mereka yang dibunuh Punch. Pertama, malam hari, saat Judy menghubungi anaknya, Lorna, lewat telepon umum. Kala itu, Judy memberi tahu putrinya bahwa ia dan mantan suami sepakat membiarkan anak-anak memilih tempat tinggal yang nyaman. Garland masih berusia 17 sewaktu membintangi The Wizard of Oz yang melejitkan namanya.

Di usia belia, ia sudah harus menghadapi ragam tekanan, salah satunya dari eksekutif studio yang sering membahas kelemahan fisik Judy. Film ini dimulai dengan penampilan Judy ketika berusia 14 tahun, saat berperan sebagai Dorothy dalam The Wizard of Oz. Dia menderita secara fisik dan mental akibat berbagai tekanan tersebut sehingga saat dewasa dia banyak mengonsumsi alkohol dan tidak stabil secara finansial. Film Judy merupakan hasil adaptasi bebas dari drama “End of The Rainbow”. Film ini menggunakan kilas balik dalam rangka untuk penonton untuk memahami karakternya.

Sinopsis FIlm Judy

Judy bertemu dengan dua penggemar gay yang memujanya di pintu keluar panggung dan bergabung dengan mereka untuk camilan larut malam di apartemen mereka. Mereka bercerita tentang kesulitan mereka, lalu Judy menyanyikan lagu “Get Happy” sambil bermain piano. Mickey Deans datang ke London dan memberikan kejutan untuk Judy. Judy masih kesulitan membuat penampilan panggungnya tepat waktu karena masalah penyalahgunaan zat dan kecemasan.

Sinopsis FIlm Judy

Judy yang menjadi objek ekploitasi sejak kecil diilustrasi seperti proses terjadinya pelangi yang tak seindah warna-warninya. Di lokasi syuting, Judy Garland berusia 14 tahun dan diberitahu oleh pemimpin studionya, Louis B. Mayer , bahwa ia memiliki bakat yang tidak dimiliki gadis lain.

Film ini tidak hanya untuk mereka yang mengenal Judy Garland, tapi untuk kita semua,- terutama yang selalu merasa takut ditinggalkan oleh orang-orang yang mencintai kita. Yap, tidak ada lagi yang bisa saya utarakan lewat evaluate movie Judy kali ini selain mengingatkan bagaimana Renee mendapat Oscar lewat movie ini. Film ini mengambil latar tempat beberapa negara terutama Amerika, London dan Denmark. Tentu, visualisasi nuasa zaman dulu untuk masing-masing negara akan menjadi sajian spesial sepanjang movie ini selain alur ceritanya yang penuh konflik.

Adegan Menyentuh Judy

Film ini dibuat untuk mengenang Judy, serta menjadi peringatan akan tekanan dan dampak dunia hiburan. Sinopsis Film – Judy merupakan movie Inggris bergenre biografi drama yang menceritakan tentang kehidupan dari penyanyi dan aktris Amerika bernama Judy Garland. Terlepas dari gambaran publik figur yang depresi dan kehidupan rumah tangga yang sama sekali tak patut dicontoh, film ini menghadirkan banyak pesan moral terutama fakta-fakta dibalik megahnya panggung hiburan. Tekanan atas seorang selebritis yang selalu dituntut lebih oleh penggemarnya.

Sejak kecil, Judy sudah menjadi ‘boneka’ bagi Ibunya yang kelewat ambisius. Lahir dengan nama Frances Ethel Gumm pada 1922, ia merupakan bayi yang gagal diaborsi. Sejak berumur dua tahun Garland sudah dipaksa untuk naik panggung oleh Nyonya Gumm, sang Ibu.

Lalu seorang kru studio menawarkan pil untuk menekan nafsu makan dan obat tidur untuk membantu Judy menjadi lebih ‘baik’. Judy tersebut juga disebut menjadi penampilan terbaik dari aktris Renee Zellweger. Hingga pada suatu kesempatan, Judy Garland tiba di London untuk tur konser yang tiketnya sudah terjual habis di Talk of the Town. Ia masih harus berjuang dengan kondisi kesehatan dan rangkaian tur konser yang harus dilakukan. Perceraian ini menyisakan sengketa hak asuh dua anak, yakni Lorna dan Joey .

Salah satu dari orang-orang yang membantunya, John Meyer, memiliki hyperlink bar gay di Manhattan. Kehidupan rumah tangga orang tuanya yang bermasalah menimbulkan kekhawatiran dalam dirinya. Frank Gumm meninggal tahun 1935, tidak berapa lama setelah Garland kontrak dengan MGM. Tak hanya fisiknya, mental Judy juga ikut menderita hingga saat dewasa ia banyak mengonsumsi alkohol. Film ini menceritakan tentang Judy Garland seorang performer legendaris yang melakukan serangkaian konser dan tiketnya terjual habis di Talk of The Town pada tahun 1969.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button