Film Indonesia

Sinopsis Dreadout, Film Horor Dari Adaptasi Game

Review Film DreadOut

Uang dijadikan motivasi oleh Linda, yang menyimbolkan keinginannya untuk bertahan hidup. It’s a great factor Linda punya mental ini, sebab geng mereka bakal dengan segera terancam keselamatannya oleh sesuatu di dalam sana. Mereka menemukan kulit ular, kertas bergambar mengerikan, dan simbol besar di lantai kamar apartemen.

Cukup bangga rasanya Indonesia punya movie adaptasi online game, yang menunjukkan seberapa jauh negara ini berkembang dalam dunia perfilman dan pervideogame-an. Sebagai sebuah survival horor, movie ini menunaikan tugasnya dengan loud-and-clear. Kita melihat makhluk-makhluk menyeramkan, menyerang remaja-remaja tak berdaya yang hanya bisa mempertaruhkan nyawa dengan hape mereka. Sayang, pada penulisan-lah DreadOut paling terhambat dan kemudian jatuh terjengkang.

Review Film DreadOut

Suara hantu yang bikin frustasi, teriakan para karakter yang memekakkan telinga, dan nada-nada yang bikin merinding. Linda berhasil membujuk Kang Heri, satpam, untuk memasuki apartemen tersebut.

Film tidak mengambil kesempatan mengeksplorasi dirinya sendiri lebih jauh. Seperti mereka terjebak antara portal ‘memuaskan orang banyak’ dengan portal ‘tidak membuat kecewa gamers penggemarnya’. Film ini menceritakan tentang sekelompok remaja SMA bernama Jessica , Beni , Dian , Alex , Erik dan Linda . Seperti remaja pada umumnya yang lekat dengan gadget dan media sosial, mereka ingin membuat siaran langsung di sebuah apartemen yang tidak berpenghuni. Film DreadOut bercerita tentang sekelompok anak muda yang ingin mendapatkan popularitas di media sosial.

Jika pada film horor banyak senjata tajam dan benda-benda sakral menjadi alat, Linda justru menggunakan flash pada ponsel untuk melawan energi jahat dari hantu berkebaya merah dan makhluk gaib lain. Menariknya, sepanjang movie ini diputar daya baterai ponsel Linda tetap awet tanpa melakukan pengisian daya.

Tapi perannya hanya dibatasi untuk menggerakkan plot dan menunjukkan bahwa ciri khas sang sutradara cukup terasa. Sementara Jefri Nichol masih lumayan lah berperan sebagai pelindung Linda, meskipun permainannya nggak konsisten. Sebagai cewek metropolis masa kini, Jessica tentu nggak mau kalah dari Linda. Jessica dan kawan-kawan pun memutuskan untuk uji nyali di gedung kosong yang terkenal angker.

Nekat Masuk Jalan Tol, Ngebut

Ok bagi anda yang belum mengetahui kalau film DreadOut ini merupakan adaptasi dari sport yang berjudul sama yaitu DreadOut yang direlease di tahun 2014 (yup 5 tahun lalu!). Cara untuk bikin masalah dan keluar dari masalahnya juga terasa dibuat2 banget, kesannya lazy writing. Yg paling heran yg pas terakhir mau kabur dari dunia gaib itu, bukannya buruan pada nyemplung malah nyari mufakat dulu “siapa mau masuk duluan?

Terlepas dari itu, movie ini merupakan awalan yang cukup untuk movie adaptasi sport pertama di Indonesia. Buat lo yang pernah mainin gamenya atau buat lo yang ngaku pencinta movie horor, ramai-ramai ke bioskop dan saksikan movie horor Indonesia pertama di 2019. Film DreadOut berhasil jadi film Indonesia pertama yang diadaptasi dari sport berjudul sama. Jadi film horor pertama di 2019, DreadOut seakan menyatukan pencinta film dengan gamer di awal tahun.

Dengan judul sama, pada 3 Januari 2019 silam, movie Dreadout telah rilis di bioskop lokal tanah air. Para pemain DreadOut setelah ScreeningRima dengan amat sangat baik memainkan sosok hantu tersebut, serta memberikan ketegangan setiap kali sosoknya tersebut hadir.

Karena banyak yang nggak bisa masuk ke dalam gedung karena penjaganya yang galak, akhirnya Jessica mengajak Linda untuk ikut dan meminta izin kepada penjaga RuSun itu karena Linda kenal dekat dengannya. Film ini menceritakan tentang sekumpulan anak SMA yang nekat memasuki rumah susun tua yang sudah lama dikosongkan karena terkenal dengan tempatnya yang angker. Jessica yang ingin dirinya viral di medsos mengajak Erik , Alex , Dian dan Beni untuk masuk ke dalam gedung itu dan melakukan live di sana. Secara keseluruhan, movie ini hanya menampilkan ketegangan, bukan keseraman.

Namun, bagi yang mengikuti gamenya akan mengenal lebih jauh dari sosok Linda dalam film ini, serta bagaimana hubungannya dengan Hantu kebaya merah akan dijelaskan di sini. Kita diperlihatkan karena lelah bekerja itulah Linda sempat daydreaming mengenai kejadian sewaktu kecil. Film menjanjikan para penggemar mengenai asal-usul ‘kekuatan’ Linda, dan adegan pembuka diniatkan sebagai tindakan penebusan janji tersebut.

Pada akhirnya film ini mencoba “bereksperimen” dengan menambahkan beberapa hal baru yang sayangnya tidak dijelaskan dengan baik sehingga bisa membuat plothole. Hal menarik lain di sela ketegangan cerita, para pemain dengan ragam karakternya memberi sedikit tingkah jenaka dan penekanan kalimat umpatan yang terkesan menjadi bumbu humor.

Related Articles

Back to top button