Film Indonesia

Review Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

“Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2” menawarkan pengertian serta ketegangan dari awal film hingga akhir yang membuat penonton tak ingin beranjak dari tempat. Selama penayangan, Sebelum Iblis Menjemput pertama mendapat 1.122.187 penonton. Pencapaian itu menempatkan film tersebut berada dalam urutan ke-13 film terlaris tahun 2018. Sayangnya, kelanjutan cerita yang diharapkan dari Alfie dan Nara jadi enggak fokus oleh kehadiran para bintang baru.

Pemilihan tema dalam film ini terkesan segar dan berbeda dari movie horror pada umumnya. Pasalnya, jika berkaca pada dunia perfilman horror Indonesia, hantu yang diangkat terbatas hanya pada mitologi tradisional yang ada di Indonesia. Unsur satanik Molokh seakan menjadi tonggak baru sekaligus menandakan berkembangnya industri film horror di Indonesia. Alfie dan Nara pun akhirnya harus terlibat dalam pertempuran tersebut. Tak hanya Ayub, mereka juga harus berhadapan dengan sosok iblis Molokh yang telah mengincarnya sedari dahulu.

Pemilihan warna kostum hingga warna latar film didominasi dengan warna gelap. Melihat penderitaan yang sama dengan dirinya, Alfie pun setuju untuk membantu mereka. Bukan terlepas dari kutukan, ritual ini justru membangkitkan sosok Ayub secara utuh.

Unsur satanik dalam movie tidak hanya berperan sebagai pemanis, namun sebagai benang merah dari film sebelumnya. Sebagai sekuel, movie Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 kembali mengusung tema horor yang tidak biasa. Timo Tjahjanto selaku sutradara dan penulis skeario sukses membuat para penonton merasakan ketegangan yang intens sepanjang film.

Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 lanjutan film Sebelum Iblis Menjemput yang dirilis dua tahun silam. Seperti diketahui, Sebelum Iblis Menjemput sukses menakut-nakuti 1,12 juta penonton lebih.

Sekuel film Sebelum Iblis Menjemput akhirnya bisa kita saksikan mulai 27 Februari 2020. Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 pun bisa dibilang makin dibuat gila oleh sang sutradara, Timo Tjahjanto. Tentunya dengan cerita yang jauh lebih kompleks dari movie pertama. “Shareefa Daanish walau sudah bermain banyak movie horor tapi dia selalu memberi kontribusi lebih termasuk di Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2. Para pemain lainnya yang baru pertama bermain film horor pun tampil maksimal di debut mereka,” sambung Timo Tjahjanto.

Mark your date, movie Sebelum Ibllis Menjemput Ayat 2 mulai tayang di bioskop 27 Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 Februari 2020. Bahkan jumpscare ini membuat kamu terasa lelah dan capek saat menonton.

Bahkan, sampai hal sekecil debu aja sangat diperhatikan oleh Timo. Jumpscare dan movie horor memang satu kesatuan yang gak bisa dipisahkan. Di menit pertama menonton film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, kamu benar-benar sudah dibuat tegang lantaran jumpscare yang terus menerus. Kadang, supaya tidak terlalu capek terkejut, saya mengetuk-ketuk kaki untuk menghitung kedatangan jumpscare berikutnya.

Sebuah adegan gergaji bisa sangat meneror dengan teknik kamera yang dieksplore habis-habisan.Close up objek adalah cara untuk menunjukan suspensi. Timo Tjahjanto juga menapilkan warna dengan referensi film Insidious,merah, biru, begitu dingin dan begitu gelap. Alfie sengaja dilibatkan dalam dunia arwah, bertemu lagi kedua orang tuanya yang menampilkan ekspresi ngeri dan orang-orang yang baru saja mati.

Alasan Tatjana Saphira Dipilih Untuk Film “Perempuan Bergaun Merah”

Tak dapat dimungkiri bahwa unsur sinematografi memiliki andil yang besar dalam Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2. Dalam movie ini, pengambilan gambar dibuat simpel,tetapi tegas. Pemilihan warna dalam movie cenderung redup, seakan menambah kesan horror dan kelam.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button