Film Barat

Resensi Film John Wick Chapter 3

Review John Wick 3

via LionsgateJika John Wick 2 membawa kita ke Roma, maka Parabellum membawa kita menyaksikan petualangan sang hitman ke hotel Continental yang baru dan lebih jauh, yaitu Maroko. Adegan aksi di sini yang melibatkan Wick dan Sofia mirip dengan tembak-menembak dalam sport Counter Strike. through LionsgateWalaupun film ini sebagian besar menunjukan pembunuhan tanpa belas kasihan, tak lupa terselip beberapa humor yang datang tanpa disangka-sangka. Dan meskipun tidak terlalu banyak, namun tetap memberikan warna tersendiri dalam film ini.

Namun hingga artikel evaluate John Wick three Parabellum ini dimuat, saya belum yakin one hundred%, kenangan atau insting bertahan hidup yang di cari sang tokoh utama. Pada satu momen, John Wick harus berhadapan dengan pembunuh bayaran berukuran raksasa bak pemain NBA. Pertarungan sengit ini diakhiri dengan keahlian sang Baba Yaga dalam menggunakan buku sebagai senjata untuk menghabisi lawannya. Melanjutkan occasion di seri kedua, John Wick kini menjadi buruan dengan nilai kontrak sebesar 14 juta dolar Amerika Serikat.

Review John Wick 3

Warna menjadi bagian tersendiri dalam adegan pertarungan dalam seri John Wick. Bahkan adegan pertarungan dengan duo Yayan-Cecep dan Mark “Zero” Dacascos berada dalam ruangan penuh kaca yang memberi pantulan cahaya indah.

Akibat dendam yang membutakan, John melanggar salah satu sumpah sakralnya sebagai pembunuh bayaran karena sudah membunuh seseorang di wilayah netral. Hotel Continental merupakan salah satu wilayah netral yang tidak mengizinkan pertumpahan darah di tempat tersebut. Sebelumnya, John Wick dikisahkan melakukan misi terlarang dan statusnya berubah menjadi “Excommunicado” .

Sebagian besar pemeran dan kru film pertama dikontrak pada bulan Februari 2018; pemeran dan kru baru bergabung pada Mei 2018. Pengambilan gambar dilakukan bulan Mei sampai November 2018 di New York City, Montreal, dan Maroko. Kebanggaan lainnya yang diakui oleh Yayan dan Cecep adalah salah satu adegan menggunakan bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan secara spontan dan idenya dari sang sutradara serta Keanu Reeves.

Dia yang tadinya enggan membantu John Wick akhirnya turun tangan juga setelah anjing kesayangannya ditembak oleh musuh. Dalam adegan ini nyaris tanpa jeda dan menampilkan ketangkasan Sofia dalam menembak. Akibatnya, statusnya berubah menjadi “Excommunicado” dan harus mempertaruhkan nyawanya. Tidak hanya John Wick, orang-orang yang ikut andil membantu John Wick membunuh juga mendapatkan konsekuensi dan harus mempertaruhkan apa yang mereka punya. Situs Pop Culture berbahasa Indonesia yang memberikan informasi seputar film, televisi, video games, dan sastra dari seluruh penjuru dunia.

Chad yang sebelumnya dikenal sebagai ahli stuntman tentunya merupakan orang yang paling tepat untuk menyutradari film John Wick. Meski begitu, adegan laga bukan hal yang benar-benar menarik perhatian saya ketika menonton Parabellum. Baku hantam dan hujan peluru adalah ciri khas dari film-movie John Wick.

Adegan aksi yang disuguhkan oleh John Wick three tidak pernah mengecewakan. Penonton dibawa melihat pertarungan satu lawan satu, pistol, pisau, hingga buku (?!). Dan ini hanyalah sedikit dari banyak adegan perkelahian penuh darah yang tak terhitung jumlahnya.

Kita dapat merasakan betapa besarnya dunia yang menjadi panggung cerita. Dengan John Wick di tengahnya, sendirian di tengah entah berapa banyaknya jumlah musuh.

Ketika John Wick sedang dikejar oleh para pembunuh bayaran terdapat scene ketika John Wick memilih revolver yang bagus untuk menembak. Ternyata scene ini mengambil referensi dari The Good, The Bad and The Ugly . John Wick three disutradarai oleh Chad Stahelski yang juga mengarahkan dua movie John Wick sebelumnya.

Dari kota New York yang padat, Casablanka yang dominan gelap, hingga panorama gurun pasir yang terik. Paling menarik adalah ruang kaca dalam resort continental di tengah New York, yang dijadikan area pertempuran terakhir. Memang, ada golongan yang bersedia melakukan apapun, hanya demi sebuah kenangan. Dan sepintas, kenangan pulalah yang menjadi dasar adanya movie John Wick chapter 3 – Parabellum ini.

Review ‘John Wick: Chapter 3’, ‘The Raid’ Rasa Hollywood (No Spoilers)

Parabellum masih punya tujuan untuk tetap bercerita, tidak hanya asal-asalan membawa nasib para tokohnya tanpa juntrungan. Karakter baru dikenalkan, sedangkan karakter lama masih punya andil besar dalam kelangsungan cerita. Visi yang terasa jelas meski sudah berjalan tiga film jarang sekali ditemukan dalam sebuah franchise. Adegan akhir di film menandakan rencana besar untuk seri ini kedepannya. Harapannya sih masih dengan action yang matang dan juga Keanu Reeves yang menawan.

Review John Wick 3

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button