Film Indonesia

Merinding, 6 Kelebihan & Kekurangan Suzzanna

Sehingga beberapa kali luna sempat memakan bunga melati yang sudah basi. Pemilihan sosok pemeran Suzzanna memakan waktu lama. Sunil ingin mencari aktris dengan bentuk wajah mirip dengan mendiang Suzzanna supaya topeng prostetiknya bisa optimum.

Emang make up nya mirip banget dengan mendiang Suzanna, totalitas. Jadi buat bikin postingan tinggi kek gini harus semedi 6 bulan yak . Luna Maya terpilih untuk memerankan Suzzanna karena memiliki struktur muka yang mirip.

Kebetulan evaluate non-spoilernya udah gue bahas duluan di Teppy-O-Meter, sekalian ngobrol sama Luna Mayanya. Ini gue bilang review non-spoiler karena gue murni bahas ceritanya dari trailer mereka, ya. Kalau bener-bener nggak mau tau sama sekali sebelum nonton mendingan nonton filmnya dulu baru nonton tuh evaluate Film Indonesia atau baca tulisan ini. Untuk memiliki struktur wajah yang benar-benar mirip dengan Suzzanna, pihak rumah produksi ini rela mendatangkan makeup artist profesional dari Rusia. Ialah Tatiana Melkomova dari FX Design Group Int dan Peter Gorshenin.

Mantan suami Suzzanna, Clift Sangra, ternyata juga ikut terlibat dalam proyek film ini. Seperti yang lo tahu wajah Luna bisa semirip itu dengan Suzzanna karena menggunakan topeng prostetik. Clift pun membantu tim artistik dengan memberikan foto Suzzanna mulai dari kecil hingga dewasa yang jumlahnya mencapai 200.

Hal tersebut dilakukan agar topeng prostetik bisa berfungsi secara optimum. Pergerakan kamera dalam sejumlah adegan terasa sangat keren, tak kalah dengan movie Sinopsis Film-film internasional. Menghasilkan penceritaan yang begitu mengena dan berkesan. Ada sekitar 200 foto yang dikirim ke pihak produksi.

Bahkan enggak hanya wajahnya yang mirip, nyatanya cara bicara dan gestur yang diperagakan Luna pun begitu mewakili Suzzanna. Akhirnya karena nasi sudah menjadi quinoa, Suzzanna udah kepalang kegap , Suzzanna maksimalin aja lah niat bales dendamnya. Btw, pas jadi hantu sih Suzzanna sekarang beneran mirip banget sama Suzzana dulu. Jadi begitulah asal muasal kenapa film Suzzanna ini judulnya Bernapas dalam Kubur.

Dibintangi oleh Luna Maya, jalan ceritanya memang sedikit berbeda dari film sebelumnya. Film ini memang berniat menghadirkan Suzzanna secara utuh. Luna Maya yang menjadi pemeran utama terpilih karena memiliki kemiripan tulang pipi dengan Suzzanna. Sementara untuk menyamakan bagian wajah yang lain, Sunil Soraya, produser movie sampai menyewa tata rias dari Rusia. Karena udah terlanjur papasan, jadilah adegan berlanjut ke kejar-kejaran antara para penjahat dan Suzzanna.

Ia juga mengatakan bahwa timnya membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses tersebut. Benar saja dalam kurun waktu kurang dari sebulan, film ini berhasil meraup 3 juta lebih penonton sejak pertama kali tayang di bioskop. Mantan Suami Suzzanna, Clift Sangra juga ikut terlibat dalam proyek movie ini. Selain menjadi pemain di ‘Bernapas dalam Kubur’, ia juga membantu tim artistik dengan memberikan sekitar 200 foto untuk membuat topeng prostetik. Film yang diproduksi oleh Soraya Intercine Films ini memang dibuat baru tidak seperti movie Suzzanna terdahulu.

Dikisahkan Suzzanna dan suaminya Satria adalah pasangan bahagia dan muslim taat yang bagaikan relationship objectives pada masanya. Setelah lima tahun menanti, akhirnya dua sejoli ini diberkati dengan kehamilan pertama Suzzanna. Walaupun sudah berjanji akan menjaga sang istri hingga melahirkan, namun tugas kantor memaksa Satria untuk pergi selama satu minggu ke Jepang. Saat dirinya tak ada ini, sekawanan perampok menyatroni rumah mereka. Menurut Sunil, produksi film ini menghabiskan biaya mahal dan menjadi salah satu movie termahal Soraya Intercine Film.

Sebetulnya sebelum ngajak Suzzanna ngaji, Satria ditelpon sama penelpon gelap yang bilang kalo bininya Satria tuh udah mati dan dikubur di halaman belakang deket hutan. Ngaji adalah tes pertama, selanjutnya larilah Satria ke belakang rumah ngobok halamannya. Setelah patah hati karena menemukan jasad istrinya, Satria pun lari ke rumah dan mengkonfrontasi Suzzanna the friendly ghost.

‘Bernapas dalam Kubur’ ini memang berlatar tahun 1980-an karena memiliki pengaruh kuat terhadap aspek horor karena film ini tidak memakai elemen jumpscare. Luna sempat mengungkapkan bahwa awalnya dia sempat merasa enggak percaya diri karena takut enggak bisa menyerupai sosok Suzzanna. Namun setelah bertemu pasanganmake up artistRusia yang bertugas menangani wajahnya, Luna takjub dan akhirnya yakin bahwa dirinya mampu.

Proyek film Suzzanna ‘Bernapas dalam Kubur’ mengawali praproduksi dan produksi bersama sutradara Anggy Umbara. Namun di tengah jalan, sang produser, Sunil tidak puas dengan hasilnya dan mengatakan ‘beda visi’. Jakarta – Film Suzzanna ‘Bernapas dalam Kubur’ dikatakan sukses menyita perhatian penonton.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button