Film Barat

Film

The Godfather III memiliki cerita yang tragis sekaligus mengharukan. Saat itu, Gilday menjabat sebagai kepala Bank Vatikan dengan kondisi keuangan yang tidak baik. Gilday menawarkan kepemilikan 25% bunga Vatikan dalam International Immobiliare kepada Michael, sehingga Michael bisa menjadi pemilik saham terbesar. Sebagai kompensasinya, Michael harus mendepositkan dana sebesar 600 juta dollar ke dalam Bank Vatikan.

Dibalik pertemuan yang disepakati dilakukan di restoran, ternyata keluarga mafia Corleone telah mempersiapkan balas dendam. Pistol telah disiapkan di rest room oleh loyalis untuk membunuh Sollozzo dan kepala polisi. Alhasil, restoran tempat pertemuan menjadi tempat pembantaian berdarah dingin oleh Michael Corleone. Film The Godfather Part I yang menjadi potret keluarga mafia di New York diperankan dengan sangat luar biasa oleh Marlon Brando dan Al-Pacino.

Diawali dengan keberaniannya seorang diri menjenguk ayahnya ke rumah sakit, si Michael yang diperankan oleh Al Pacino berhasil menyelamatkan nyawa ayahnya dari tangan musuh yang berkomplot dengan kepala polisi yang korup. Seandainya Michael tidak datang saat itu, rumah sakit yang tampaknya sengaja dikosongkan penjagaannya, mungkin nyawa ayahnya sudah dibunuh oleh musuh. Si kepala gangster bernama Sollozzo ini menawarkan keuntungan yang sangat menggiurkan kepada Don Vito oleh karena kedekatannya dengan politikus dan polisi. Tetapi Don Vito punya prinsip tidak ingin terjebak di dalam bisnis narkoba, baginya bisnis narkoba bisa merusak negara dan pada akhirnya keluarganyalah yang akan menemui kesulitan. Para loyalis Don Vito seperti Tom Hagen (berdarah Jerman-Irlandia, pengacara), Clemenza dan anaknya yang bernama Sonny awalnya sangat tertarik akhirnya mengurungkan niatnya.

Dengan terpaksa, Michael menyetujui keinginan Anthony. Film ini berkisah mengenai detektif kasus pembunuhan Ray Archer yang bermitra dengan ahli kriminal Will Ruiney untuk menangkap salah satu pembunuh berantai terkenal di kotanya yang kerap menggunakan permainan anak-anak, Hangman.

Merasa keamanannya telah terjamin dengan ayahnya yang sudah kembali berkuasa, Michael kembali ke New York dan menikahi Kay Adams. Beberapa waktu sebelum natal 1945, Vito menerima tawaran dari Virgil Sollozo yang seorang bandar narkoba dari keluarga Tattaglia. Namun tawaran itu ditolak karena itu berhubungan dengan hal narkotika yang dapat merusak koneksi politik Vito. Menganggap bahwa Sollozo tidak akan berhenti sampai tawarannya diterima, Vito mengirim serdadu kepercayaannya Luca Brasi untuk menjadi mata-mata di keluarga Tattaglia.

Selain tokoh Don Corleone beserta keluarganya, Puzo juga menghadirkan tokoh Tom Hagen selaku consiliegri, satu-satunya consiliegri yang bukan berdarah Italia. Juga terdapat tokoh Jhonny Fontane, penyanyi tenar sekaligus aktor terkenal.

Sementara itu, jurnalis Christi Davies yang meliput kejahatan tersebut, membayangi para detektif. Disampaikan Movie Web, Kamis (21/12/2017), movie Hangman membuat nama Al Pacino yang semakin uzur kurang bergema lagi. Pasalnya, situs agregat Rotten Tomatoes mengungkapkan bahwa movie ini tidak disambut baik oleh para pengamat film dunia. Liputan6.com, Los Angeles – Nama Al Pacino tentu sudah sangat dikenal oleh para pecinta movie era 1970-an. Ia naik daun secara drastis setelah memerankan Michael Corleone di trilogi legendaris The Godfather.

Kemudian pengacara keluarga yang setia Tom Hagen pun diculik, dan Don Vito sendiri ditembak ketika sedang berbelanja buah-buahan. Para pengawalnya ditembak mati, dan si massive boss sendiri ditembak berkali-kali, dan dirawat di Rumah Sakit.

Masalah bermula ketika bisnis narkotik mulai marak di Amerika dan Vito menolak untuk ikut ambil bagian dalam bisnis tersebut. Penolakan tersebut berbuah kekecewaan dari rival-rival keluarga Corleone.

Palm Springs

Ia memimpin mafia yang menguasai berbagai kegiatan bisnis ilegal, perjudian, taruhan pacuan kuda, dan serikat buruh.Ia memberikan persahabatannya tanpa ada yang berani menolak, serta menentukan mana yang benar dan salah. Dia memiliki anak bungsu bernama Michael yang tidak terlalu suka dengan bisnis keluarganya. Mengacu perang dengan keluarga Mafia New York yang lain serta kepolisian, Sonny pun mulai merencanakan strategi. Di waktu yang bersamaan Vito pulang dari perawatannya di rumah sakit. Sebagai bentuk perlindungan dari perang, anak ke-2 Vito, Fredo pergi ke Las Vegas, Nevada sedangkan Michael pergi ke Sisilia, Italia.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button