Film Barat

Berita Harian Gone With The Wind

Mereka dikabarkan menarik salah satu film mereka berjudul ‘Gone With the Wind’ dari daftar mereka. Saat membuat novel ini, Margaret Mitchell ternyata membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan mahakaryanya tersebut.

Para budak terlihat bahagia bersama majikan mereka, bahkan beberapa dari mereka tetap tinggal meskipun telah dibebaskan. Karena itu karya Mitchell ini sering disebut sebagai Anti Tom Literature. Kedua buku inilah yang mengenalkan saya pada salah satu sejarah kelam di Amerika. Namun Gone with the Wind memperkaya saya dengan pengetahuan detail tentang peperangan antara Konfederasi dan Yankee. Memberitahukan saya perasaan kelaparan dan putus asa yang ditimbulkan oleh perang.

Cinta buta Scarlett kepada Ashley baru padam justru ketika istri Ashley, Melanie, meninggal dengan mewariskan pesan kepada Scarlett untuk menjaga Ashley Wilkes dan anaknya. Sosok Ashley yang diinginkan Scarlett sebagai tempat bersandar ketika situasi benar-benar sulit saat perang justru menggantungkan hidupnya (dan bahkan hidup keluarganya) kepada Scarlett.

Wow…buku setebal seribu halaman yang cukup membuat saya cemas, akankah saya mampu menyelesaikannya? Namun setebal apapun sebuah buku, jika dirangkai dengan menarik, ribuan halaman pun tidak akan menjadi masalah, dan tanpa terasa saya sudah berada dilembar-lembar terakhir buku ini. Kisah ini mulai ditulis pada tahun 1926 dan akhirnya diterbitkan pertama kali pada tahun 1936.

Gone With The Wind

Margaret Mitchell membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan mahakaryanya tersebut. Mitchell tidak terus-menerus menampilkan keadaan bahagia dalam novelnya itu, malah lebih banyak membawa suasana tragis yang dialami para tokoh.

“Karena itu, saat ini kami merasa perlu untuk berhenti menayangkan movie tersebut,” sambungnya. Gone with the Wind diperkirakan menghabiskan biaya produksi $3,977,000 dan meraup keuntungan $402,352,579.

Gone With The Wind

Wikipedia

Hanya ada sedikit makanan namun begitu banyak orang yang harus diberi makan. Ia melukai tangannya dengan melakukan pekerjaan kasar, mengatur persediaan makanan, bahkan membunuh seorang tentara Yankee yang hampir merampoknya di rumahnya sendiri.

Related Articles

Back to top button