Film Cina

5 Info Menarik Tentang Film Crazy Rich Asians Yang Populer Halaman All

Film Crazy Rich Asians

Suatu hari, Nick mengajak Rachel untuk berkunjung ke kampung halamannya di Singapura untuk menghadiri pernikahan sahabatnya, sekaligus untuk bertemu dengan keluarga besarnya. Hollywood kembali melakukan gebrakan dengan merilis film “Crazy Rich Asians” yang seluruh pemainnya berasal dari Asia dalam 25 tahun terakhir sejak dirilisnya film the Joy Luck Club pada tahun 1993.

Pernikahan Araminta dan Colin diambil di CHIJMES, bekas biara yang dibangun pada abad ke-19 di Singapura. Selepas pernikahan, resepsi pernikahan dihelat di Supertree Grove di Taman di Teluk. Rachel sepakat untuk bertemu dengan Nick di Taman Merlion sebelum dia kembali ke New York. Eleanor berjalan melalui gapura di Bukit Ann Siang di dekat Pecinaan Singapura sebelum tiba untuk ikut dalam pertandingan mahyong dengan Rachel; adegan ini difilmkan di Wastu Cheong Fatt Tze di Penang]] yang didekorasi ulang sebagai ruang mahyong dalam movie ini.

Begitu pula orang-orang kulit gelap yang distereotipkan sangar di AS, sebagaimana orang-orang India di Singapura dianggap lebih cocok memerankan tokoh-tokoh yang dekat dengan kekerasan, seperti penjaga atau penjahat. Buat para produser di Hollywood, kesuksesan Crazy Rich Asians (yang sampai 12 September kemarin sudah mengumpulkan 170.793.181 dolar AS) jadi bukti kalau memakai aktor Asia tak bikin mereka rugi.

Saya pikir judul Crazy Rich Asians lebih cocok diganti jadi “Crazy Rich Singaporean Chinese”. Untuk sebuah film yang membual tentang pentingnya representasi, movie ini sama sekali tidak cukup representatif menggambarkan orang-orang Asia. Semua karakternya keturunan Cina, tak ada satupun karakter utamanya yang berkulit gelap.

Setelah terbukti sukses di Box Office, rencananya, movie “Crazy Rich Asians” akan dibuat sekuelnya dengan mengadaptasi novel ke-2 Kevin, “China Rich Girlfriends.” Studio Warner Bros. dikabarkan akan kembali menggandeng sutradara John Chu untuk menggarapnya. Cara seorang pria asal Hong Kong berbicara sangat berbeda dengan bagaimana orang Singapura atau Indonesia berbicara. Jadi kami ingin mencari orang-orang yang tepat, yang bisa memerankan karakter yang diminta dan saya rasa mereka telah melakukan yang terbaik,” lanjut Kevin. Film ini menampilkan tokoh utama seorang pria bernama Nicholas Young atau Nick dan pacarnya, Rachel Chu, yang tidak mengetahui tentang latar belakang Nick yang ternyata kaya tujuh turunan. Tokoh Nick diperankan oleh aktor asal Malaysia Henry Golding, sedangkan tokoh Rachel diperankan oleh aktris keturunan China, Constance Wu, yang terkenal lewat serial televisi “Fresh off the Boat” di Amerika Serikat.

Film Crazy Rich Asians

Pada Agustus 2013, produser Nina Jacobson memperoleh hak untuk mengadaptasi novel ini menjadi movie. Nina dan mitranya Brad Simpson bermaksud memproduksi film ini di bawah bendera studio mereka Color Force, dengan pengembangan proyek tersebut diserahkan kepada Bryan Unkeless. Rencana awal mereka adalah memproduksi adaptasi film di luar sistem studio dan menyusun pembiayaan untuk pengembangan dan produksi dari Asia dan wilayah lain di luar Amerika Serikat. Kebebasan yang diciptakan dengan menghindari struktur pendanaan yang khas akan memungkinkan semua pemeran film ini diperankan oleh artis berkebangsaan Asia.

Situs Nonton Streaming Online Film Korea Dan Mirip Indoxxi

Angka itu belum termasuk dari pasar asing, beberapa dari Malaysia dan Singapura, sebesar US$28,6 juta. Perjalanan itu menjadi sesuatu yang mengejutkan sekaligus berat bagi Rachel kala mengetahui Nick berasal dari keluarga yang amat kaya raya. Crazy Rich Asians bercerita tentang kisah asmara Rachel Chu , seorang wanita keturunan China-Amerika yang bertandang ke kota kelahiran sang kekasih Nick Young di Singapura, untuk bertemu keluarganya.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button